Cirebon – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Bahjah Cirebon menggelar Sidang Munaqosyah Perdana Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) pada Senin, 22 Dzul Hijjah 1447 H / 8 Juni 2026 M. Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 15.40 WIB di Ruang Sidang STAI Al-Bahjah, Lantai 4 Gedung Maulid.
Sidang munaqosyah ini menjadi momentum bersejarah bagi STAI Al-Bahjah Cirebon, khususnya Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, sebagai pelaksanaan sidang tugas akhir perdana sejak program studi tersebut berdiri. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses akademik yang harus ditempuh mahasiswa tingkat akhir untuk mempertanggungjawabkan hasil penelitian yang telah mereka susun selama masa studi.
Sebanyak 9 mahasiswa dan mahasiswi semester akhir Prodi Manajemen Pendidikan Islam mengikuti rangkaian sidang munaqosyah dan seminar proposal dengan penuh kesungguhan. Para peserta mempresentasikan hasil penelitian mereka di hadapan para dosen penguji, sekaligus menjawab berbagai pertanyaan, masukan, serta kritik konstruktif yang diberikan guna menyempurnakan karya ilmiah yang telah disusun.
Dalam pelaksanaannya, sidang munaqosyah melibatkan 10 dosen penguji yang bertugas secara bergantian dalam kombinasi Penguji 1, Penguji 2, dan Penguji 3. Kehadiran para penguji dari berbagai bidang keilmuan memberikan warna tersendiri dalam proses evaluasi akademik, sehingga setiap mahasiswa memperoleh penilaian yang objektif, komprehensif, dan sesuai dengan standar akademik perguruan tinggi.
Suasana sidang berlangsung tertib, khidmat, dan penuh semangat ilmiah. Para mahasiswa menunjukkan kemampuan dalam memaparkan hasil penelitian, mempertahankan argumentasi ilmiah, serta menjelaskan kontribusi penelitian mereka terhadap pengembangan ilmu Manajemen Pendidikan Islam.
Pelaksanaan sidang munaqosyah perdana ini menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan akademik STAI Al-Bahjah Cirebon. Selain menandai kesiapan mahasiswa menuju tahap akhir penyelesaian studi, kegiatan ini juga menunjukkan komitmen institusi dalam menjaga kualitas akademik dan menghasilkan lulusan yang kompeten, berintegritas, serta siap berkontribusi bagi kemajuan pendidikan Islam di Indonesia.
Diharapkan, keberhasilan penyelenggaraan sidang munaqosyah perdana ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus meningkatkan kualitas penelitian dan prestasi akademik. STAI Al-Bahjah Cirebon pun terus berupaya mengembangkan budaya ilmiah yang kuat sebagai bagian dari visi menjadi perguruan tinggi Islam yang unggul dalam bidang pendidikan, dakwah, dan pengabdian kepada masyarakat./IAR

