Momentum 1 Muharram 1448 H, STAI Al-Bahjah Cirebon Resmi Bertransformasi Menjadi Institut Al-Bahjah Cirebon

Cirebon – Mengawali lembaran baru Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dengan penuh optimisme dan semangat perubahan, Perguruan Tinggi Al-Bahjah menorehkan sejarah penting melalui acara Penguatan Kelembagaan sekaligus Penyerahan Surat Keputusan (SK) Alih Bentuk STAI Al-Bahjah Cirebon menjadi Institut Al-Bahjah Cirebon, yang berlangsung pada Senin malam Selasa, 1 Muharram 1448 H bertepatan dengan 15 Juni 2026 M, bertempat di Gedung Maulid LPD Al-Bahjah Cirebon.

Suasana penuh khidmat dan rasa syukur menyelimuti acara yang dimulai pukul 20.00 WIB tersebut. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh qari mahasiswa, yang semakin meneguhkan bahwa transformasi kelembagaan ini bukan sekadar perubahan nama, tetapi menjadi ikhtiar besar untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang unggul, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.

Ketua Umum Yayasan Al-Bahjah, Ust. Bambang Siswanto, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada Kementerian Agama Republik Indonesia yang telah memberikan dukungan dan memfasilitasi proses transformasi Perguruan Tinggi Al-Bahjah dari Sekolah Tinggi menjadi Institut. Menurut beliau, penyerahan SK yang berlangsung tepat pada malam 1 Muharram 1448 H memiliki makna yang sangat mendalam sebagai langkah awal hijrah menuju kualitas yang lebih baik.

Beliau juga mengaitkan momentum tersebut dengan pesan yang disampaikan oleh Buya Yahya pada penghujung tahun 1447 H di Masjid Raya At-Taqwa Cirebon, mengenai pentingnya semangat perubahan dan perbaikan diri secara berkelanjutan. Semangat hijrah inilah yang kemudian menjadi ruh perjalanan baru Institut Al-Bahjah Cirebon untuk memberikan kontribusi yang lebih luas bagi dunia pendidikan dan dakwah.

Dalam arahannya, Pengasuh LPD Al-Bahjah, Buya Yahya, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras mewujudkan perubahan status tersebut, mulai dari dukungan Kementerian Agama hingga dedikasi seluruh tim yang terlibat dalam proses alih bentuk.

Buya menegaskan bahwa perubahan dari STAI menjadi Institut bukanlah titik akhir, melainkan awal dari amanah yang lebih besar. Oleh karena itu, beliau secara khusus berharap agar Institut Al-Bahjah Cirebon terus mendapatkan bimbingan, penguatan, dan pendampingan sehingga dapat berkembang menjadi lembaga pendidikan tinggi yang semakin baik dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat.

Puncak acara berlangsung saat Dr. Asro’i, M.Pd., Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, secara resmi melakukan penguatan kelembagaan sekaligus menyerahkan SK alih bentuk STAI Al-Bahjah Cirebon menjadi Institut Al-Bahjah Cirebon.

Dalam sambutannya, Dr. Asro’i yang juga merupakan putra daerah Cirebon menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap langkah cepat transformasi yang dilakukan Al-Bahjah. Bahkan, beliau mendorong agar dalam waktu dua tahun ke depan Institut Al-Bahjah dapat terus berkembang menuju jenjang universitas yang memiliki konsentrasi dalam mencetak para pakar, akademisi, serta tenaga pendidik yang unggul di berbagai bidang.

Beliau menekankan pentingnya menghadirkan guru dan dosen yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik yang kuat, tetapi juga memiliki kematangan dalam kemampuan baca tulis Al-Qur’an. Hal tersebut sejalan dengan komitmen Kementerian Agama dalam terus mendampingi dan memfasilitasi lembaga-lembaga pendidikan, khususnya perguruan tinggi keagamaan, agar mampu melahirkan sumber daya manusia yang kompeten, profesional, dan berakhlak Qur’ani.

Acara yang ditutup dengan doa oleh Buya Yahya tersebut menjadi momen bersejarah yang disaksikan oleh para pimpinan Yayasan Al-Bahjah, pimpinan perguruan tinggi, para dosen, serta mahasiswa Perguruan Tinggi Al-Bahjah.

Transformasi menjadi Institut Al-Bahjah Cirebon menjadi babak baru perjalanan pendidikan Al-Bahjah. Dengan semangat hijrah pada awal tahun 1448 Hijriah, Al-Bahjah meneguhkan komitmennya untuk terus melahirkan generasi ulama, akademisi, dan pendidik yang menguasai ilmu pengetahuan, kokoh dalam nilai-nilai keislaman, serta mampu memberikan manfaat bagi bangsa dan umat./IAR

1 thought on “Momentum 1 Muharram 1448 H, STAI Al-Bahjah Cirebon Resmi Bertransformasi Menjadi Institut Al-Bahjah Cirebon”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *