Cirebon, – Suasana lantai 4 Gedung Maulid STAI Al-Bahjah sore itu terasa hangat dan penuh antusiasme. Perpustakaan kampus menjadi saksi berkumpulnya mahasiswa dan mahasiswi baru dari Program Studi Manajemen Pendidikan Islam dan Tadris Matematika dalam agenda Orientasi Mahasiswa Baru 1447 H / 2025. Acara yang digelar pada Jumat, 19 Rabiul Awal 1447 H / 12 September 2025, dan berlangsung pukul 13.15–15.15 WIB dan dihadiri oleh jajaran pimpinan kampus.
Acara dibuka dengan sambutan inspiratif dari Ketua STAI Al-Bahjah, Ust. Muhammad Saechu, Lc., M.E., yang menegaskan pentingnya niat dan kesungguhan dalam menuntut ilmu. Beliau mengingatkan bahwa perkuliahan di STAI Al-Bahjah bukan sekadar proses akademik, tetapi juga jalan untuk membentuk pribadi yang berakhlak mulia dan siap menjadi kader dakwah yang bermanfaat bagi umat.
Selanjutnya, Wakil Ketua II Bidang Keuangan dan Kepegawaian, Ust. Carnawi, M.Pd., memberikan penjelasan terkait infaq dan pembiayaan selama perkuliahan. Beliau juga menyampaikan profil dua program studi di bawah bidang pendidikan, yaitu Manajemen Pendidikan Islam dan Tadris Matematika, beserta prospek lulusannya. Penjelasan ini membantu mahasiswa baru memahami arah dan peluang pengembangan diri di bidang masing-masing.
Materi berikutnya disampaikan oleh Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan & Alumni, Ust. Imam Abdullah, B.Sc., M.A., yang mengulas secara lengkap struktur kelembagaan STAI Al-Bahjah, mulai dari pembina, ketua, hingga unit-unit teknis pengelola. Ia juga memperkenalkan bidang-bidang kemahasiswaan beserta ranah kerjanya, sehingga mahasiswa baru memahami peran mereka sebagai bagian dari komunitas akademik.
Untuk melengkapi wawasan, Kepala Biro Kemahasiswaan, Ust. Yodie Hidayat, M.Pd., memaparkan berbagai program kemahasiswaan serta memperkenalkan organisasi mahasiswa yang dapat menjadi wadah pengembangan diri. Beliau mendorong mahasiswa baru untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan kampus, karena pengalaman organisasi akan menjadi bekal berharga untuk kepemimpinan di masa depan.
Kehadiran para pimpinan kampus dan interaksi yang cair membuat suasana orientasi terasa akrab dan penuh semangat. Para mahasiswa baru tampak antusias menyimak, mencatat, dan mengajukan pertanyaan. Acara ini ditutup dengan doa bersama dan harapan agar para mahasiswa dapat menapaki perjalanan akademik dengan penuh semangat, kesungguhan, dan semata-mata mengharap ridha Allah./IAR

