Asesmen Lapangan Alih Bentuk STAI Al-Bahjah Cirebon Menuju Al-Bahjah Institute

Cirebon — Suasana penuh khidmat dan optimisme mewarnai pelaksanaan Asesmen Lapangan dalam rangka alih bentuk STAI Al-Bahjah Cirebon menjadi Al-Bahjah Institute, yang digelar di Aula kampus pada Sabtu, 17 Ramadhan 1447 H bertepatan dengan 7 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.30 hingga 11.00 WIB ini menjadi salah satu momentum penting dalam perjalanan pengembangan lembaga pendidikan tinggi di lingkungan Yayasan Al-Bahjah.

Acara dibuka oleh MC pada pukul 08.30 WIB, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menambah kekhusyukan suasana. Para hadirin kemudian bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan kepada tanah air.

Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Umum Yayasan Al-Bahjah, Ust. Bambang Siswanto, yang menyampaikan harapan besar agar proses alih bentuk ini menjadi langkah strategis dalam memperluas kontribusi Al-Bahjah di bidang pendidikan tinggi, dakwah, dan pengembangan sumber daya manusia.
Memasuki sesi utama, Dr. Asro’i. M.Pd., selaku Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama memberikan sambutan sekaligus menjelaskan teknis pelaksanaan asesmen lapangan. Dalam arahannya beliau menegaskan pentingnya percepatan pengembangan institusi setelah status institut diperoleh.

“Setelah menjadi institut, dua tahun setelahnya harus menjadi universitas. Jangan terlalu lama, terlebih Al-Bahjah memiliki ekosistem yang sangat lengkap,” ungkapnya. Ia juga menyoroti berbagai potensi yang dimiliki, mulai dari Laboratorium Haji dan Umrah, Laboratorium Ekonomi Syariah, Laboratorium Pendidikan, hingga peluang kerja sama dengan berbagai sektor industri serta luasnya jaringan Al-Bahjah.

Selanjutnya, tausiyah dan sambutan disampaikan oleh Buya Yahya yang memberikan motivasi agar pengembangan lembaga pendidikan ini tetap berlandaskan pada nilai keikhlasan, dakwah, dan pengabdian kepada umat.

Acara kemudian ditutup dengan doa yang dipanjatkan bersama, memohon keberkahan dan kemudahan dalam setiap langkah pengembangan institusi. Pada penghujung kegiatan, para peserta juga mengikuti arahan secara daring dari Direktur Diktis Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil. Sahiron Syamsuddin, M.A., yang memberikan dukungan dan pandangan strategis terkait penguatan kelembagaan pendidikan tinggi keagamaan Islam.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, acara dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara asesmen lapangan oleh pihak asesor dan pimpinan lembaga sebagai bentuk dokumentasi resmi atas pelaksanaan asesmen dalam proses alih bentuk STAI Al-Bahjah Cirebon menuju Al-Bahjah Institute.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua STAI Al-Bahjah Cirebon, Ust. Muhamad Saechu, bersama jajaran pimpinan kampus, di antaranya Zamzami (Wakil Ketua I Bidang Akademik dan Kerjasama), Carnawi (Wakil Ketua II Bidang Keuangan dan Kepegawaian), serta Imam Abdullah (Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni). Hadir pula para kepala program studi, pimpinan lembaga, dosen, serta tenaga kependidikan di lingkungan STAI Al-Bahjah Cirebon.

Pelaksanaan asesmen lapangan ini diharapkan menjadi langkah penting dalam mewujudkan transformasi STAI Al-Bahjah Cirebon menjadi Al-Bahjah Institute, sekaligus memperkuat peran Al-Bahjah sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan pengembangan keilmuan yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat./IAR

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *