
Bogor — Semangat kolaborasi antar perguruan tinggi Islam kembali menguat melalui kegiatan Sharing Session antara STAI Al-Bahjah Cirebon dan Universitas Tazkia Bogor yang berlangsung pada Selasa, 19 Syawal 1447 H / 7 April 2026, pukul 13.00–15.00 WIB.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membuka peluang strategis menuju kerja sama yang lebih luas dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Sambutan Hangat dan Nuansa Kekeluargaan

Acara dibuka langsung oleh Rektor Universitas Tazkia Bogor, Prof. Dr. Muhammad Syafii Antonio, M.Ec. Dalam sambuta
nnya, beliau mengungkapkan kebahagiaannya dapat bertemu langsung dengan rombongan Al-Bahjah, setelah selama ini hanya berkomunikasi melalui sambungan telepon dengan Buya Yahya .
“Alhamdulillah, hari ini kita bisa bersilaturahmi secara langsung. Ini bukan sekadar kunjungan, tetapi awal dari sinergi besar ke depan,” ungkapnya.
Integrasi Akademisi dan Praktisi: Model Unggulan Tazkia
Dalam sesi pemaparan, Prof. Dr. Muhammad Syafii Antonio, M.Ec. menekankan keunggulan sistem pendidikan di Universitas Tazkia Bogor yang berfokus pada Ekonomi Syariah, Bisnis Digital, dan Industri Halal.
Keunikan pendekatan Tazkia terletak pada integrasi antara akademisi dan praktisi di ruang kelas. Mahasiswa tidak hanya dibekali teori, tetapi juga mendapatkan wawasan langsung dari para pelaku industri.
Menuju Kerja Sama Strategis
Kunjungan ini tidak berhenti pada diskusi semata. Kedua institusi sepakat untuk menindaklanjuti pertemuan ini dengan kerja sama konkret dalam kerangka Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Pihak Universitas Tazkia Bogor juga menyatakan komitmennya untuk melakukan kunjungan balasan ke Cirebon. Menariknya, rencana tersebut juga memiliki nuansa personal, mengingat Prof. Dr. Muhammad Syafii Antonio, M.Ec. merupakan putra daerah Mandirancan, Kuningan.
Diskusi Lintas Bidang dan Pertukaran Gagasan
Sharing session berlangsung dinamis dengan keterlibatan sejumlah pimpinan dari kedua institusi.
Dari pihak Tazkia hadir:
– Dr. Unang Fauzi, Lc., M.E.I. – Dekan Fakultas Syariah
– Dr. Sutopo, M.P. – Direktur LPPM
– Wiku Suryomurti, Ph.D. – Dekan Fakultas Ekonomi & Bisnis Syariah
– Dr. Nur Hendrasto, M.Si. – Wakil Rektor I
– Dr. Fakhrudin – Kepala Bagian LPM

Sementara dari pihak Al-Bahjah:
– Muhamad Saechu, Lc., M.E. – Ketua STAI Al-Bahjah
– Zamzami, B.Sc., M.A. – Wakil Ketua I
– Imam Abdullah, B.Sc., M.A. – Kadiv Perguruan Tinggi Yayasan Al-Bahjah

Penutup
Acara ditutup dengan penyerahan cinderamata berupa buku-buku karya Buya Yahya sebagai simbol pertukaran ilmu dan ukhuwah. Pertemuan ini menjadi langkah awal menuju kolaborasi strategis yang diharapkan mampu melahirkan inovasi dalam pengembangan pendidikan tinggi Islam di Indonesia./IAR

Masyaa Alloh Tabarokalloh, bentuk kerjasama yang bagus. Ke depannya semoga para mahasiswa yang lulus sarjana di STAI AL BAHJAH bisa melanjutkan beasiswa S2 nya di Universitas TAZKIA 🤲🙏